Mempersiapkan Undangan Pernikahan Kalian

0
324
undangan pernikahan

Undangan adalah alat menghubungi orang-orang terdekat kalian untuk menghadiri acara besar seperti pernikahan yang kalian lakukan bersama pasangan. Dengan undangan maka kalian tidak perlu kesulitan dalam menemui secara langsung kolega-kolega maupun sanak-saudara yang berada jauh dan berbeda-beda lokasi. Menjelang pernikahan, undangan haruslah dipersiapkan sematang-matangnya, mulai dari desain undangan, bentuk undangan, serta isi undangan.

Secara umum, undangan memiliki 3 jenis yang sifat dan tujuannya berbeda-beda, seperti berikut ini:

– Undangan formal

Undangan ini mengatasnamakan sebuah Instansi atau organisasi kedinasan. Bisasanya dipergunakan untuk kepentingan-kepentingan kedinasan ataupun bersifat struktural.

– Undangan informal

Undangan kedua ini adalah undangan yang mengatasnamakan perorangan untuk kepentingan perorangan atau golongan. Semisal, undangan untuk acara ulang tahun anak-anak dan semacamnya.

– Undangan semi formal

Terakhir, jenis undangan semi formal adalah undangan yang mengatasnamakan perorangan untuk kepentingan perorangan, meskipun kadang -kadang acara yang dilaksanakan adalah acara resmi personal. Misalnya, undangan acara resmi adat yang diberikan oleh seseorang kepada pemangku adat untuk melakukan acara yang bersifat sakral dan menjadi budaya di dalam masyarakat setempat. Undangan semi formal inilah yang menjadi undangan pernikahan yang dilangsungkan oleh sepasang kekasih yang akan menikah.

Nah, apabila kalian berniat akan mengadakan pernikahan, maka perhatikanlah beberapa materi isi undangan di bawah ini ketika kalian membuat undangan di luar kalian selesai memilih desain undangan.

I. Nama kedua calon yang akan menikah

Nama kedua calon yang akan menikah menjadi elemen utama yang akan menjadi perhatian orang-orang yang akan menerima undangan nantinya. Penulisan nama di undangan ini, rata-rata menggunakan nama gelar, tapi ada juga yang tidak, karena sungkan atau tidak mau mencolok atau terkesan sombong. Tetapi ini sudah jadi khalayak umum tentang penulisan gelar selalu ada karena gelar diperoleh dengan tidak mudah juga dan dengan pertimbangan hasil belajar yang tinggi. Kalian juga bisa menyertakan sekalian nama panggilan di dekat kolom nama, yang bertujuan dikenali oleh kolega-kolega kalian.

Contoh: Venti S.Si Bin Anisa dengan Zulkarnain S.kom Bin Wahyu

Contoh nama panggilan: Venti & Zul

II. Nama masing-masing orang tua dari pasangan yang akan menikah

Contoh:

Pihak wanita : Bpk. Rustamto Spd dan Ibu Anisa

Pihak laki-laki : Bpk. Wahyu SSi dan Ibu Wanda

 

III. Waktu dan tanggal serta tempat terjadinya akad pernikahan  

Contoh :

Bertempat di gedung Sport Center Alam Surya

Jalan Wr. Soepratman C No.1 Serpong Tangerang

Hari Sabtu, 17 Juli 2017

Pukul 16.00 WIB

IV. Denah tempat resepsi pernikahan berlangsung

Untuk menciptakan peta denah sederhana kalian tidak perlu menarik jalan yang panjang dan berkelok-kelok menuju lokasi resepsi pernikahan. Melainkan dengan cara memberikan nama Jalan Utama, semisal Jalan WR. Soepratman, kemudian berikan tanda yang dirasa tanda itu gampang atau terkenal publik sebagai akses pada saat untuk mengambil belokan. Misal di pertigaan terdapat Toko kelontong Andomert, di sisi jalan dan di sampingnya terdapat Masjid yang bernama Baitul Mal. Tuliskan saja nama toko dan masjid atau tempat-tempat yang dirasa central di daerah itu. Ini akan memudahkan penerima undangan membaca denah dan mencarinya, kemudian jangan lupa memberikah arah utara dan selatan pada denah.

V. Lain-lainnya

Terakhir, sub undangan yang tidak harus ada namun hanya sebagai formalitas atau pelengkap bisa kalian tambahkan, seperti nama keluarga yang turut mengundang, kutipan ayat-ayat suci, kutipan kata-kata mutiara, ataupun kutipan kata-kata amanat. Semuanya tidak harus ada alias tidak begitu penting dan hanya ditambahkan sebagai pelengkap, sesuai dengan kalian sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here